Hanya dikisahkan, burung merpati di
Mekkah dimulai dari sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW. Ketika itu Rasulullah bersama sahabat Abubakar sedang dikejar kaum Quraisy, beliau lalu bersembunyi di Gua Hira untuk menghidar dari pengejaran. Pada saat itulah di pintu gua bersarang laba-laba dan pada saat yang sama ada pula burung merpati sedang bertelur. Karena melihat pintu gua ditutup laba-laba dan ada merpati bertelur, maka kaum Quraisy memastikan tidak mungkin sesorang bisa bersembunyi di dalam gua, Rasulullah dan Abubakar akhirnya selamat. Sebagian juga percaya burung merpati tersebut merupakan keturunan peliharaan Siti Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW. Merpati Aisyah biasa beterbangan di tanah lapang beraspal arah pintu 21 (tugu jam madinah) atau Pintu Raja Fahd Masjid Nabawi. Juga disekitaran Pemakaman Baqi dan Masjid Ghamamah - Masjid Abu Bakar ( Pintu 6 ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar