Sabtu, 27 Juni 2026

Dzhalim

​Istri mati-matian menghemat uang bulanan

Suami mati-matian ngumpetin uang dari istri

Agar bisa kasih uang bulanan 

Ke keluarga besarnya

Ke ibunya

Ke kakaknya

Sedangkan 

Orangtuaku tidak dia ingat sama sekali.

Tuhan tidak tidur..


Terlupakan

​Sering kali orangtua istri terlupakan

Dalam pernikahan

Dan

Yang menjadi prioritas orangtua suami

Dibuatkan rumah

Dibelikan kendaraan

Rutin dikunjungi

Diperjuangkan tanpa ragu

Tapi orangtua istri, 

Hanya mendengar kabar

Tidak dianggap

Meski tak berkata apapun

Suami pun kadang berkata :

"aku wajib patuh pada ibuku"

Dan....

"Kamu istri, wajib taat pada suami"

Agama dijadikan tameng

Padahal yang sedang dibela, 

Bukan ajaran tapi

Ego

Agama mengajarkan adil, cinta dan keseimbangan

Bukan mengabaikan satu pihak

Demi membenarkan yang lain

Istri punya orangtua

Yang ingin melihat anaknya bahagia

Yang juga mendoakan tanpa suara

Tidak menuntut banyak

Tidak ingin dilayani seperti raja

Seperti ratu

Mereka hanya ingin :

Anak perempuannya dihargai dan

Dibahagiakan

Tapi banyak suami bilang :

"Orangtua istri bukan tanggungjawabku..."

Padahal istri yang kamu minta taat itu

Lahir dan tumbuh dari cinta orangtuanya

Keluarganya

Adik-adiknya

Mereka mendidik dia menjadi perempuan yang dibanggakan

Menghormati orangtua istri

Bukan soal hukum atau wajib

Tapi soal akal sehat dan hati nurani.



Jumat, 26 Juni 2026

Stop !!

​Stop curhat minta tolong

Ke keluarga mereka !

Karena yang kamu harapkan

Jadi penyelamat....

Belum tentu melihat masalahnya

Seperti kamu

Saat hubungan mulai tidak sehat,

Kamu berpikir :

Kalau orangtuanya tahu

Pasti mereka akan menegur dia

Tapi kenyataannya tidak begitu

Kamu datang membawa fakta

Mereka datang membawa ikatan keluarga puluhan tahun

Tebak siapa yang mereka percaya

Kamu menceritakan luka

Mereka mendengar :

Anak kami sedang dijelek-jelekkan

Yang kamu sampaikan sebagai masalah

Diterjemahkan sebagai serangan

Kamu berharap dilindungi

Tapi justru kamu diminta :

"Sabar ya"

"Maklumi saja"

"Namanya juga rumah tangga"

Tidak jarang...

Kamu curhat hari ini

Besok sudah diputar balikan

Akhirnya kamu menghadapi dua pihak sekaligus

Satu pihak yang menyakitimu

Satu pihak sistem yang membelanya

Mereka terbiasa menormalisasi perilaku itu selama bertahun-tahun

Berhenti berharap

Mereka akan berubah menjadi penyelamat

Kadang yang paling menyakitkan bukan saat tidak dipercaya oleh pasangan

Tapi saat seluruh sistem dibelakangnya ikut membenarkan...


Minggu, 21 Juni 2026

Lada

Conto jelema anu nyiduh di sumur,
Nu cai na diinum ku sorangan
Ngewa ka jelemana,
Tapi hayang pamerean na.
Nyaritakeun kagorenganna,
Tapi nganikmati kabageuran na

Transaksi

Anaknya disuruh renovasi rumah
Bayarin cicilan yang bahkan bukan tanggung jawabnya
Ditanya kabarnya hanya saat butuh uang
Tapi ketika lagi tidak bisa membantu
Anak dibilang pelit
Perhitungan
Tidak berbakti
Lama-lama cinta antara anak dan orangtua terasa seperti transaksi.

Sabtu, 20 Juni 2026

Sama Rusaknya


​Suamimu tidak merasa salah


Bukan karena dia benar


Tapi karena di sekelilingnya


Banyak yang membenarkan


Perbuatannya


Kalau satu keluarganya bilang dia korban dan


Istrinya yang bermasalah,


Dia merasa untuk apa dia harus berubah ?


Bukan cuman dia yang rusak


Tapi lingkungannya ya memberi tepuk tangan


Pun sama rusaknya...



Senin, 15 Juni 2026

Tidak Bisa ....



Tidak perlu.....
Tidak perlu meminta maaf kepadaku..,
Berdoa saja agar doa terbaik ibumu masih bisa terkabul diatas banyaknya airmata yang kamu sebabkan untukku,
Aku tidak membencimu atas semua perlakuanmu...,
Tapi sungguh,
Aku tidak menemukan titik ikhlas itu...
Silahkan berlindung di balik daster ibumu dan sebut itu bakti,
Tapi ingat
Tameng anak sholeh akan runtuh...
Saat berhadapan dengan doa anak istri yang jalurnya menembus langit.