Just Sharing What's on My Mind
Kamis, 23 April 2026
Yang.....Jika Ommy Meninggal Nanti. Ommy Tidak Perlu
Rabu, 22 April 2026
Batasan Keluarga
Sabtu, 05 Juli 2025
Pekanbaru
Di Rumah Singgah Tuan Kadi inilah Sultan Siak beserta pengiringnya beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Rumah Tuan Kadi lainnya, rumah ini terletak di tepi Sungai Siak, tak jauh di bawah Jembatan Siak III.
Ke Kota Semarang
Bangsa ini punya beribu adat
Adat budaya peninggalan nenek moyang.
Ondel-ondel
Bacaan Ratib Al Haddad
Bacaan Latin
Al Fatihah Ila Hadrotinnabiy Muhammadin shalllahu alayhi wa alihi wasallam - Al Fatihah.
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn, iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn, ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn.
Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Aamanar Rasulu bimaa unzila ilayhi min Rabbihi wal mu'minun kullun aamana Billaahi wa Malaaikatihi wa Kutubihi wa Rusulih laa nufarriqu bayna ahadin min Rusulih wa qaalu sami'naa Wa ata'naa Ghufraanaka Rabbanaa wa Ilaikal masiir.
Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus'ahaa lahaa Maa kasabat wa 'alayhaa maktasabat Rabbanaa laa tuaakhidhnaa in-nasiinaa aw akhta'naa Rabbanaa Wa laa tahmil 'alaynaa isran kamaa hamaltahu 'alal-ladhiina min qablinaa Rabbanaa wa laa Tuhammilnaa maa laa taaqata lanaa bih wa'fu 'annaa wa'ghfir lanaa warhamnaa Anta Mawlaanaa Fa'nsurnaa 'alal qawmil kaafiriin... Aamiin.
Laa ilaaha Illallaahu Wahdahu laa shariika lahu Lahul Mulku wa Lahul Hamdu Yuhyii wa Yumiitu wa Huwa 'alaa kulli shay'in Qadiir (3x).
Subhaanallaahi wal Hamdu Lillaahi wa laa ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar (3x).
Subhaanallaahi wa bi-Hamdihi subhaanallaahil 'Aziim (3x).
Rabbana'ghfir lanaa wa tub 'alaynaa innaka Anta't Tawwaab ur Rahiim (3x).
Allaahumma Salli 'alaa Muhammad Allaahumma Salli 'alayhi wa Sallim (3x).
A'udhu bi-Kalimaatillaahi't taammaati min sharri maa khalaq (3x).
Bismillaahilladhii laa yadurru ma'a Ismihi shay'un fil ardi wa laa fis-samaa' wa Huwa's Samii' ul 'Aliim (3x).
Radiinaa Billaahi Rabbawwa bil Islaami diinaw wa bi Muhammad-in Nabiyyaa (3x).
Bismillaahi wal Hamdu Lillaahi wal khayru wash sharru bi-Mashii'atillaah (3x).
Aamannaa Billaahi wal Yawmil aakhir tubnaa iia llaahi baatinan wa zaahiraa (3x).
Yaa Rabbanaa wa'fu 'annaa wa'mhulladhii kaana minnaa (3x).
Yaa Dhal Jalaali wal Ikraam amitnaa 'alaa diinil Islaam (7x).
Yaa Qawiyyu Yaa Matiinu ikfi sharraz-zaalimiin (3x).
Aslaha llaahu umural Muslimiin Sarafallaahu sharral mu'dhiin (3x).
Yaa 'Aliyyu Yaa Kabiiru Yaa 'Aliimu Yaa Qadiiru Yaa Samii'u Yaa Basiiru Yaa Latiifu Yaa Khabiir (3x).
Yaa Faarij al-hammi Yaa Kaashifal-ghammy Yaa man li-'abdihi Yaghfiru wa Yarham (3x).
Astaghfirullaaha Rabbal-baraayaa Astaghfirullaaha min al-khataayaa (4x).
Laa ilaaha Illallaah (50/100x, hingga 1000x).
Muhammadur Rasulullahi Shalallahu 'alayhi Wasallama wa sharrafa wa karrama wa majjada wa 'azzama wa Radiya llahu ta'ala 'an 'ashabi Rasulillahi 'ajma'iina wattabi'ina lahum bi'ihsaanin 'ila yau middini wa'alaina ma'ahum birahmatika yaa 'arhamar Rohimiin. Mutahhariin wa Ashaabihil Muhtadiin wat Taabi'iina lahum bi-ihsaanin ilaa yawmiddiin.
Kamis, 12 Juni 2025
LASMININGRAT GARUT
Raden Ayu Lasminingrat merupakan tokoh pendidikan wanita asal garut yang lahir pada tahun 1843, putri dari seorang Ulama, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda bernama Raden Haji Musa dengan Raden Ayu Ria.
Lasminingrat memiliki intelektual luar biasa di dunia pendidikan karena ayahnya yang sangat memperhatikan hal itu. Tetapi karena mendapatkan sekolah belanda di daerah Sumedang, Lasminingrat diasuh oleh teman Belanda ayahnya yaitu Levyson Norman, sehingga lasminingrat tercatat sebagai wanita pribumi yang cerdas dan mahir dalam menulis dan berbahasa Belanda pada masanya. Selain itu, lasminingrat juga mendapatkan darah seni dari ayahnya yaitu nembang (menyanyi).
Dari kemahirannya dalam penulisan dan kesempatan yang diberikan oleh Karel Frederick Holle seorang Belanda yang sangat peduli terhadap pendidikan dan sastra sunda, Lasminingrat menerbitkan buku Tjarita Erman pada tahun 1875 yang isinnya ditulis dalam aksara jawa. Selain itu, terbit juga buku Wanasari atau Roepa-Roepa Dongeng pada tahun 1876. Kedua buku tersebut tidak hanya tersebar di Garut saja, melainkan hingga luar Jawa.
Selain menerbitkan buku, Lasminigrat juga mendirikan Sakola Kautamaan Istri pada tahun 1907 di lingkungan Pendopo Kabupaten Garut yang muridnya kebanyakan anak-anak gadis, bahkan muridnya mencapai 200 orang. Kegiatan dalam sekolah ini Lasminigrat mengajarkan membaca dan menulis serta keterampilan-keterampilan bagi perempuan.
Pada masa kependudukan Jepang, Sakola Keutamaan Istri itu diganti namanya menjadi Sekolah Rakyat (SR). Sampai pada akhirnya, tahun 1950 Sekolah Rakyat (SR) berganti lagi menjadi SDN Ranggalawe I dan IV yang sekarang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Garut.
Meskipun nama Lasminingrat tenggelam diantara pahlawan perempuan lainnya, tetapi karya-karya yang dimiliki oleh Lasminingrat tidak ikut tenggelam. Hasil perjuangannya pun kini masih berdiri di Kabupaten Garut dan ditetapkan sebagai bangunan yang dilindungi oleh Pemerintah Provinsi.
Kamis, 19 Desember 2024
Kisah Pohon Kurma Berpindah dari Halaman Orang Munafik
Di zaman Rasulullah SAW banyak kisah yang membuktikan kebesaran kuasa Allah SWT. Salah satunya melalui kisah pohon kurma yang berpindah.
Rasulullah SAW selalu mengajarkan kepada keluarga, sahabat dan seluruh umat Islam untuk memakan rezeki yang halal dan menjauhi segala hal yang haram. Hal ini sebagaimana perintah Allah SWT dalam surat An-Nahl ayat 114,
فَكُلُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَٱشْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Artinya: Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.
Dalam sebuah kisah yang dikutip dari buku 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah SAW karya Fuad Abdurahman, diceritakan seorang sahabat Rasulullah SAW bernama Abu Dujanah, ia adalah orang yang menyaksikan pindahnya pohon kurma dari halaman rumah orang munafik, ke halaman rumahnya,Abu Dujanah memiliki nama asli Samak ibn Kharsyah. Ia adalah sang pemilik ikat kepala merah dan pemegang pedang Rasulullah SAW pada Perang Uhud. Setiap kali usai berjamaah salat Subuh, Abu Dujanah buru-buru keluar dan tidak mengikuti doa Rasulullah SAW.
Suatu hari Rasulullah SAW menegurnya, "Apakah kau tidak butuh kepada Allah?""Tentu saja, ya Rasulullah," jawab Abu Dujanah. "Tetapi, mengapa kau tidak diam dulu sampai tuntas doaku?"
"Maafkan aku, wahai Rasulullah, aku ada keperluan." jawab Abu Dujanah. "Apa keperluanmu?" kata Rasulullah SAW.
Sejenak Abu Dujanah terdiam, lalu menuturkan, "Ya Rasulullah, rumahku berdekatan dengan rumah tetanggaku. Di rumahnya ada sebatang pohon kurma yang condong ke rumahku. Jika angin berhembus di malam hari, buah kurma yang matang berjatuhan di halaman rumahku.
Bila anak-anakku bangun pagi dan merasa lapar, mereka akan makan apa yang mereka lihat di halaman rumah. Karena itulah, aku bergegas pulang sebelum mereka bangun untuk mengumpulkan kurma-kurma itu dan memberikannya ke tetanggaku.
Suatu hari, aku melihat seorang anakku memasukkan kurma ke mulutnya. Aku mengeluarkannya dengan jariku dan kukatakan kepadanya, "Hai Anakku, jangan membuka aib ayahmu kelak di akhirat!' Ia menangis karena merasa sangat lapar. Aku berkata kepadanya, 'Aku tidak akan membiarkan barang haram memasuki perutmu!' Lalu, aku segera memberikan kurma-kurma itu kepada pemiliknya."
Mendengar penjelasannya, mata Rasulullah tampak berlinang dan beliau bertanya tentang siapa pemiliknya. Abu Dujanah mengatakan bahwa kurma itu milik seorang munafik. Maka, Rasulullah SAW memanggilnya dan berkata, "Juallah pohon kurma di rumahmu itu dengan sepuluh kurma di surga yang akarnya berupa intan berlian putih beserta bidadari sebanyak bilangan kurma yang matang."
Orang munafik itu menjawab, "Aku bukan pedagang. Aku mau menjual pohon kurma itu jika kau membayarnya dengan harga yang tinggi dan kontan."
Abu Bakar menawarnya, "Maukah pohon kurmamu itu ditukar dengan sepuluh pohon kurma di tempat lain?"
Ternyata itu adalah pohon kurma terbaik di seluruh Madinah. Si pemilik mau menjualnya karena ditukar dengan sepuluh pohon kurma. Ia berkata, "Kalau begitu, baiklah, aku mau menukarnya."
Abu Bakar berkata lagi, "Ya, aku membelinya!" Lalu,pohon kurma itu diberikan kepada Abu Dujanah.
Rasulullah bersabda, "Aku akan menanggung penggantinya, hai Abu Bakar." Tentu saja Abu Bakar dan Abu Dujanah merasa senang mendengar ucapan beliau.
Orang munafik itu pulang ke rumah dan berkata kepada istrinya, "Sungguh kita telah mendapatkan keuntungan yang sangat besar hari ini!"
Lalu ia menceritakan apa yang baru saja terjadi, "Aku mendapat sepuluh pohon kurma yang ditukar dengan satu pohon kurma di samping rumah ini untuk selama-lamanya. Kita masih bisa makan kurma yang jatuh dari pohon kurma itu dan aku tidak akan mengembalikan sedikitpun kepada pemiliknya."
Malam harinya, ketika Abu Dujanah tidur, dengan kuasa Allah, pohon kurma itu pindah ke samping rumah Abu Dujanah. Keesokan harinya, orang munafik itu terkejut heran melihat pohon kurma itu tidak lagi ada di samping rumahnya.
Wallahu a'lam