aku, tulisanku dan bukuku, sebuah kisah cinta segitiga yang sangat menyenangkan..
Yang sobek dasterku
Yang kubelikan baju anakku
Yang stress diriku
Yang kuajak liburan anakku
Yang lapar diriku
Yang aku kasih makan anakku
Yang kusut wajahku
Tapi yang ku dandani dan wangi anakku
Ternyata benar, setelah jadi ibu
Aku hanya ingin membahagiakan anakku.

Siti Hajar juga cuma punya 1 anak
Ismail
Dia capek ? Nangis ? Ngeluh ?
Iya
Dia ngerasa gagal pas Ismail kehausan?
Pasti
Tapi Allah SWT abadiin larinya di Al Qur'an
Kenapa?
Karena 1 anak yang diperjuangin sepenuh hati
Kamu lagi lari Shafa - Marwah versi kamu
Bolak-balik
Capek. Haus. Takut. Sedih.
Tapi kamu ngga ninggalin anak kamu
Kamu Ibu Hebat
Bukan Ibu gagal.
Camkan
Masih ada anak yang Allah titipkan untuk kamu jaga.

Perempuan diluar terlihat cantik dimatamu?
Wajar, kamu ketemu dia saat dandan,
Atau dengan versi terbaik dia.
Perempuan diluar lebih seru dari istrimu?
Wajar, kamu ngga ketemu setiap hari.
Perempuan diluar membuatmu nyaman ?
Wajar, dia ngga mikirin hutang cicilan rumah,
Ngga mikirin kebutuhan hidup kamu
Ngga mikirin kebutuhan anak kamu
Ngga mikirin bayaran bulanan kamu
Perempuan diluar sana tidak mengeluh?
Wajar, karena dia tidak tahu busuknya kamu
Perempuan diluar sana gak secerewet istrimu?
Wajar, dia tahunya kamu punya uang banyak
Perempuan diluar sana berkata lembut?
Wajar, dia hanya ingin uangmu
Perempuan diluar sana menenangkan hatimu?
Wajar, karena dia murahan
Sedangkan istrimu menghadapi semua kekuranganmu.
Sadar?!!

Kalau ada kehidupan selanjutnya
Menikahlah kamu dengan perempuan
Yang benar-benar kamu inginkan
Yang benar-benar kamu cintai
Sehingga kamu bisa bersyukur,
Dengan istrimu itu,
Yang cantiknya selalu kamu puji
Pengorbanannya kamu hargai,
Perasaannya kamu jaga,
Marahnya kamu bujuk,
Tangisnya kamu peluk,
Yang ceritanya kamu tunggu
Dan bisa membuatmu menundukan pandangan karena sudah merasa cukup dengan istrimu,
Bersamalah dengan wanita yang benar-benar kamu inginkan,
Sesuai typemu,
Sesuai seleramu,
Agar kamu tidak menyakitinya,
Tapi bolehkah aku mengingatkan,
Kembalikan hidupmu dahulu pada titik nol, seperti saat pertama datang kepadaku,
Tanpa uang,
Tanpa rumah,
Tanpa mobil,
Tanpa pakaian,
Tanpa PEKERJAAN,
Tanpa jabatan,
Jangan membayangkan hidupmu di posisi sekarang, bersama wanita baru
Silahkan mencari wanita yang mau kamu jadikan istri, kembali dimulai dari nol !
Jangan tersenyum pada orang buta,
Jangan berisik pada orang tuli,
Paham kan??

"uang hasil kerja tuh ditabung, jangan boros"
padahal aku cuma pingin beli sesuatu yang orang lain dibeliin suaminya sementara aku harus beli sendiri tentunya pakai uangku sendiri.
"Ga apa-apa yaaaa, pingin sekali aku tuh, apalagi kemarin ulang tahunku, hitungan hadiah untuk diri sendiri...."
"nanti akan aku ceritakan betapa gilanya aku berjuang sendiri untuk meratukan diri sendiri dan membahagiakan anakku..."
Sambil aku mencoba mencari jawaban, apa yang tidak layak diperjuangan dari diriku...