Kamis, 04 Juni 2026

Umroh Plus Dubai

Setelah menyelesaikan ibadah umroh, perjalanan berlanjut ke Dubai, kota yang menawarkan berbagai pengalaman menarik. 

Menggabungkan ibadah umroh dengan wisata ke Dubai memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Dari ketenangan spiritual di Makkah dan Madinah hingga kemegahan kota Dubai, perjalanan ini menawarkan kombinasi sempurna antara ibadah dan petualangan.

Kawasan kota tua Deira, paving blok umum dijumpai di pertokoan kota tua.

Proses Imigrasi dan Bertemu dengan Guide di Dubai kami akan diajak city tour Dubai : Jumeirah Beach, Burj Al Arab, Atlantis Hotel, Abra Taxi Ride, dan Dubai Museum. Makan siang di Local Restoran kemudian mengunjungi Miracle Garden, dilanjutkan diantar ke hotel untuk check in – Jamaah umroh Indonesia biasanya menginap di kawasan Deira atau Bur Dubai, dipersilahkan untuk beristirahat, Malam hari akan dijemput untuk makan malam di salah satu Resto Little Bali di Teluk Dubai Creek, selama dua jam dan menikmati pemandangan kota tua dan diantar kembali ke hotel, untuk beristirahat.

Hotel yang kami tempati Fortune Deira Hotel bintang 3 di Deira yang fasad bangunan luar dan jendelanya dihiasi lis kotak-kotak merah bata tua dan abu-abu gelap mendekati hitam.

Setelah sarapan pagi, perjalanan kami dimulai ke Ibu kota Uni Emirat Arab – Abu Dhabi kami diajak melewati Masjid Raya Abu Dhabi Shaik Zayed Grand Mosque, melewati pesisir pantai Corniche Abu Dhabi. Makan siang di restaurant local setempat, Zam Zam mandi, berbelanja di Yas Mall, sampai tiba waktunya kami diantar menuju Airport kembali ke Jakarta.

Wisata Dubai cuma punya waktu sehari, kemana saja kita ?

Zam Zam Mandi Restaurant, restoran nasi mandi khas Arab yang sangat legendaris dan selalu menjadi tujuan utama kuliner jamaah umroh Indonesia saat transit di Dubai Lama (kawasan Deira dan Bur Dubai).
Restoran ini terkenal dengan papan nama besar berwarna merah-cokelat bertuliskan "ZAM ZAM MANDI RESTAURANT". Di bagian dalamnya, tersedia area makan meja untuk jamaah umroh sangat nyaman.

Menara masjid yang bayangannya memantul dari kaca restoran Zamzam mandi adalah Masjid Port Saeed (sering disebut juga oleh warga lokal sebagai Port Saeed Mosque atau Masjid Jami Port Saeed). Masjid ini berdiri tepat di samping Zeenah Building tempat restoran Zam Zam Mandi (Deira Main) berada, sehingga para pengunjung restoran sangat mudah untuk berjalan kaki ke sana guna menunaikan ibadah shalat.

Jadi beneran hanya city tour by bus, keliling kota Dubai yang WOW

Sekedar tahu, negara ini agak lain sama tetangga yang kaya minyak. Dubai ngga mengandalkan minyak tapi bidang lain seperti real estate, industri berat dan parawisata. Kota ini terbagi 2 kawasan, new Dubai dan old Dubai. Guide kami saat itu, Mba Nila membawa kami melihat New Dubai lebih dahulu. Yang paling terkenal, pulau buatan Palm Jumeirah yang bentuknya seperti pohon kurma. Dengan deretan rumah dan Kondominium mewah. Cerita guide, banyak artis Hollywood yang punya villa disana.

Destinasi berikut, hotel termahal sejagad raya, masih di pegang Burj Al Arab, yang katanya tarif permalam 300 jutaan aja. Tapi gosipnya bakal ada yang lebih baru lagi nantinya Bvlgari Resort. Karena ngga mungkin kami turun di hotel itu, pose-pose foto dari jarak jauh aja dilakukan.

Sambal merah segar yang disajikan mendampingi hidangan utama di Zam Zam Mandi Restaurant disebut Sahawek (atau sering diucapkan Sahawoq / Sahawiq).

Sop kaldu dengan rempah khas Arab ditambah sambal cabe kering.

Makanan manis khas yang bulat-bulat kecil dan sangat terkenal di Zam Zam Mandi Restaurant adalah Lokma atau Luqaimat (di menu disebut Sweet Balls). Bola adonan seperti odading, digoreng garing diluar, lembut di dalam, dicelupkan ke syrup kurma yang manis.

Resto The Little Bali, letaknya di ditepi Danau Jumeirah Lake Towers. Icon terkenal wajah Patung Budha besar berwarna keemasan.

Supermarket Day to Day adalah surga belanja oleh-oleh murah legendaris bagi jamaah umroh Indonesia di Dubai. Cabang Supermarket Day to Day yang paling dekat dari Fortune Hotel Deira adalah Day to Day - Union dan Day to Day Hypermarket Baniyas. Bus lanjut kembali, bagi orang-orang Emirate atau siapapun yang tinggal disana, kalau ingin main di pantai, mainnya pasti ke The Pointe Beach. Tapi jujur, pastinya masih juara pantai-pantai di Indonesia. Pangandaran aja masih indah dan alami , pokoknya pantai Indonesia masih juara.  Cuma untuk negara gurun, The Pointe Beach ini pasti okelaaa yaa..Tiket masuk gratis, kalau cuman mau lihat pantai sama pasir doang. Yang berbayar cuman di resto dan shopping area sekitaran situ. Di pantai ada mal yang tenant-tenantnya bikin dompetku tertawa-tawa bahagia. Di pantai ini, yang bisa dinikmati selain laut, sore-sore sunsetnya bagus. Dari kejauhan kelihatan Hotel The Atlantis yang glowing sama lampu-lampunya. Dompetku semakin ngikik-ngikik.

Zabeel Park, taman kota terbesar, dekat dengan Dubai Frame.

Monumen 3 Jari atau Three Finger Salute Statue, setinggi 12meter diarea depan Monumen of the Future.

Kalau ada yang disesalin, ngga bisa masuk ke dalam Museum of Future, padahal jalan ke Dubai kan sama anak-anak. Apa daya, rombongan lain kayaknya ngga niat buat masuk. Sementara waktu kami cuman 2 jam di wilayah ini. Harga tiket masuk museum: AED149, kurang lebih Rp.700.000 rupiah.

Puas-puasin dulu foto-foto depan simbol bulat dengan kaligrafi arab di bagian depan museum.

Masjid Al Rahim letaknya di Dubai Marina, Ujung selatan.

Dubai ngga melulu gedung pencakar langit. Pemerintah disana masih melestarikan spot-spot tradisional. Kita sebagai turis bisa melihat kehidupan emirati di zaman dahulu. Semua bangunannya terlihat vintage, tembok berwarna coklat tanah liat. Tidak ada warna-warni cat bagai pelangi, otentik sekali. Kelihatan kayak bangunan tua masa lampau. Di Old Dubai, kita bisa ngelihat seperti apa sih kota Dubai saat masih jadi desa nelayan. Di wilayah ini ngga ada bangunan tinggi, hanya bangunan warna coklat khas Timur Tengah.

Latar belakang Al Yaqoub Tower,  terinspirasi langsung dari Menara jam Big Ben di London.

Kediaman resmi keluarga penguasa Dubai, Al Maktoum letaknya di wilayah Zabeel. Bukan tempat wisata, tapi halaman depan istana yang menakjubkan ini jadi landmark untuk foto-foto. Istana ini punya taman besar dan tidak jauh dari Dubai Frame. 

Dubai Miracle Garden adalah taman bunga alami terbesar di dunia yang terletak di kawasan Al Barsha South. Saat berkunjung kesana, taman sedang ditutup karena musim panas. Taman dibuka secara musiman dari musim semi sampai musim gugur.

interior di Souk Al Bahar (Pasar Pelaut). Koridor batu tinggi, pilar kokoh dan lampu gantung khas Timur Tengah.

Souk Al Bahar semacam pusat perbelanjaan dan kuliner bergaya pasar (souk) tradisional Arab modern yang letaknya di kawasan elit Downtown Dubai, di tepi danau buatan, sebelah Dubai Mall dan dibawah bayang-bayang megah Burj Khalifa.


Melihat Burj Khalifah dari Souk Al Bahar. Ini sebenarnya mal, tapi datang kesini bukan buat belanja, cuman buat memandang bangunan tertinggi sedunia, Burj Khalifah. Di mal ini ada kolam besar dan air mancur. Nah banyaklah turis-turis foto-foto juga di daerah sini. Mal di Dubai Marina sendiri ada 3, yaitu Dubai Marina Mall, Dubai Mall dan Mall of The Emirates.

Pantai Jumeirah, gedung yang seperti ombak adalah Jumeirah Beach Hotel.

Interior kamar Fortune Deira Dubai, hotel bintang tiga di Old Dubai

Masjid yang dibangun untuk mengenang kisah Bilal bin Rabah yang terletak di Dubai Lama daerah Al Muteena.

Interior kamar Fortune Deira Dubai, hotel bintang tiga di Old Dubai.

Interior kamar Fortune Deira Dubai, hotel bintang tiga di Old Dubai.

Masjid Port Saeed (sering disebut juga oleh warga lokal sebagai Port Saeed Mosque atau Masjid Jami Port Saeed).

Komplek pertokoan Alta Building, terkenal dengan Go Fresh Supermarket. Terletak di Deira, Dubai Lama. Jalan-jalan, bundaran, area publik di Dubai ditanami dengan bunga Petunia, karena tanaman ini subur dan warnanya cerah mencolok. Warna yang sering digunakan di Jalan Utama Deira dan Sheikh Zayed Road adalah merah fuchia, putih dan ungu. Ditanam sangat rapat sehingga membentuk karpet bunga. Dubai punya cerita sendiri di hati. Semoga kembali ada rezeki dan kesempatan kembali lagi, tentunya bersama anak-anak. Aamiin. 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar