Sabtu, 12 Desember 2015

Jarum

Ayahku adalah jarum
Dan ibu benangnya
Mereka selalu bersama
Menisik robekan demi robekan
Yang retas pada pakaian kami
Menambal lubang lubang yang menganga
Pada jiwa kami

Sajadah

Seharusnya aku malu bersujud di atas sajadah
Karena manusia dari tanah kembali ke tanah
Karena debu sebenarnya bukan kotoran
Bahkan bisa mengabadikan kecantikan
Diam diam sajadah memperbodoh diriku
Agar tak bisa menghargai aroma debu
Yang selalu mengingatkan kematian
Yang pasti bakal tiba kapan kapan


Peta Surga

Berita dan cerita tentang surga
Telah kau beberkan
Lewat pengajian dan khotbah
Tapi semuanya terasa tak lengkap
Karena peta surga tetap gaib
Jangan jangan peta surga itu di hati
Di dalam hati setiap manusia
Yang kelak baru terbaca
Setelah mati.

Kamis, 01 Oktober 2015

Doa Agar Segera Berhaji

Do'a Agar Bisa Segera Berhaji

“Allahummarzuqni hajja baitikalharaami fii’aamii haadza wafii kulli a’min maa abqaitanii fii yusrin minka wa ‘aa fiyatin wa sa’ati rizqin walaa tukhlinii mintilkal mawaaqifil kariimati wal masyaahidisy syariifati wa ziyaarati qabri nabiyyika shallawaatuka alaihi wa aalihii wafii jamii’i hawaaijid dunyaa wal akhirati fakun lii Allahumma inni asaluka fii maa taqadhi wa tuqaddiru minal amril mahtuu mi fii lailatil qadri minal qadhaail ladzi laa yuraddu walaa yubaddalu antaktubanii min hujjaaji baitikal haraamil mabruri hajju humul masykuuri sa’yuhumul maghfuuri dunuuba humul mukaffiri ‘anhum sayyiaatuhum waj’al fiimaa taqdhii wa tuqaddiru an tuthii la ‘umri i watuwassi’a ‘alayya rizqii wa tuaddiya ‘annii amaanati wa daynii aamiina yaa rabbal ‘aalamiin”


(Ya Allah, berilah aku rizki berhaji ke Baitulaah Al Haraam, pada tahun ini & tiap tahun, selama hidupku, dalam kemudahan, sehat walafiat dan lapang rizki. Janganlah Engkau luputkan aku berziarah ke tempat-tempat yang mulia dan tempat-tempat bersejarah yang penting serta berziarah ke kubur Nabi-Mu Saaw dan keluarganya, serta limpahkanlah kepadaku memenuhi kebutuhan dunia dan akhirat. Ya Allah sungguh aku mohon kepadaMu agar qadla dan qadar yang Engkau pastikan pada lailatul qadar tidak tertolak lagi dan tidak diganti lagi, yaitu ketetapan berhaji ke Baitullah Al Haraam, dengan haji yang mabrur dan sa’i yang diterima, dosa-dosa yang diampuni, kesalahan-kesalahan yang dihapuskan. Jadikanlah dalam qadha dan qadar berupa umur yang panjang, rizki yang lapang, amanat yang tertunaikan dan hutang yang lunas. Terimalah doaku ya Allah Tuhan Semesta Alam)

Sabtu, 19 September 2015

Mekkah


mimpi itu ketika aku bersimpuh 
kepadaMu
tentang haji di Mekkah
tentang mengaji di Madinah 

lembur kerja malam  
aku pikirkan diam-diam

aku memandangi Mekkah 
dari foto ruang tamu 
aku merasakannya 
seperti mencium hajar aswad

maka, airmataku 
merembesi baju 
tiba-tiba dering telepon 
memanggil

dari nomor baru 
akankah undian itu?
ah, aku bermimpi 

andai Mekkah sekitar satu jam 
aku pakai motor bututku


Penonton


ayo 
keluar kita keliling kota
tak perlu ongkos tak perlu biaya
masuk toko perbelanjaan tingkat lima
tak beli tak apa
lihat-lihat saja
kalau pengin durian
apel pisang rambutan atau anggur
ayo
kita bisa mencium baunya
mengumbar hidung cuma-cuma
tak perlu ongkos tak perlu biaya
di kota kita
buah macam apa
asal mana saja
ada
kalau pengin lihat orang cantik
di kota kita banyak gedung bioskop
kita bisa nonton posternya
atau ke resto
di depan pintu
kau boleh mengumbar telinga cuma-cuma 
mendengarkan detak musik
denting botol
lengking dan tawa
bisa juga kaunikmati
aroma minyak wangi luar negeri
cuma-cuma
aromanya saja
ayo
kita keliling kota
hari ini ada peresmian hotel baru
berbintang lima
dibuka pejabat tinggi
dihadiri artis-artis ternama dari ibukota
lihat
mobil para tamu berderet-deret
satu kilometer panjangnya
kota kita memang makin megah dan kaya
tapi hari sudah malam
ayo kita pulang
ke rumah kontrakan
sebelum kehabisan kendaraan
ayo kita pulang
ke rumah kontrakan
tidur berderet-deret
seperti ikan tangkapan
siap dijual di pelelangan
besok pagi
kita ke pabrik
kembali kerja
sarapan nasi bungkus
ngutang 
seperti biasa


Rabu, 16 September 2015

Tanah Suci 2007

Oh, aku telah tiba di kota Makkah
Berombongan sekarang menuju Ka’bah
Berbalut kain ihram bersenandung talbiyah
Berjalan cepat menuju al Haram nan megah

Oh, di mana ini halamannya luas sekali
Inilah halaman masjidil haram nan suci
Mendengar tausiyah kami menghentikan langkah kaki
Sebentar lagi aku larut dalam ibadah suci
Warisan Ibrahim Bapak Para Nabi

Oh, inikah Ka’bah

Mata terus menatap hati terus bertanya
Ka’bah yang sering kulihat gambarnya
Kini aku berdiri terpaku di hadapannya

Bismillahi Allahu Akbar
Sambil tangan melambai ke arah hajar aswad
Kecupan jauh isyarat meniru sunnah
Lalu aku terhanyut dalam lautan manusia

Putih-putih mendominasi riak gelombang
Putarannya melawan arah jarum jam
Aku tersedot dalam pusaran tawaf
Tujuh putaran mengitari Ka’bah