Senin, 22 Februari 2016

Putih Biru

semua terjadi begitu indah
waktu terasa begitu cepat berlalu  
begitu kilat 
yang menyambar sekejap mata
tiga tahun  telah berlalu
diawali seragam merah putih
dijalani seragam putih biru
kini putih biru kan terlepas
pertanda perpisahan kan menyertai
berat rasa hati ini tuk berpisah dengan sahabat biru
namun jalan telah siapkan
bintang di masa depan

Sebentar Lagi @RHaryanto

Sebentar lagi sahabat.....
Sebentar lagi... 
Bersabarlah....
Langkah akan menuju titik perhentian tujuan..
Perjalan akan berakhir indah..
Kita tak perlu berfikir dan merencanakan bagaimana akhir nya nanti..
Kita hanya perlu menjalani nya dengan ikhlas..
Mungkin ada airmata, tapi yang pasti bukan airmata duka..
Sebentar lagi sahabat....
Kita tunggu waktunya akan tiba 
Bahagia dan bangga ada di sekitar jiwa....


Mari Mengarang

Mari mengarang,

sebuah pelajaran yang gampang.

“Kau meminangku dan aku menerima”

aku bahagia,......

Walau  hanya dapat angka enam


Kau Lelaki

Kau lelaki;
berhati hujan
menguyurku dengan ribuan perhatian
penyubur perasaan dan membanjiri jiwa dengan kebahagian
kau lelaki;
bermata senja
dengan cahaya ribuan sorot damai bersahaja dan misteri
yang tak tertebak logika, menyihir rasa
kau lelaki;
pengayuh waktu
penganyam mimpi
yang sanggup meluluhkan keangkuhan hatiku
kau lelaki;
bersamudera pelangi
tempat cinta dan rindu ini
beriak tak henti


Kenapa

Jika sedang-sedang bikin awet muda
Jika berlebihan bisa gila
Kau dan aku, kenapa malah memilih yang ke dua?



Merdeka

bersahabat denganmu
aku merdeka
begitu juga kau terhadapku
tanpa undang-undang
tanpa ada rambu-rambu dan palang
kau bisa menjadi langit yang kusanjung
menjadi lautan tempat rasaku berenang
atau bahkan menjadi kertas
tempat puisi-puisiku menetas
selama kita merasa sama-sama bahagia
maka kita sama-sama menghias dunia kita
yang dibangun dengan hati dan rasa

Tak Reda

aku tak ingin hatimu yang megah
karena terasa pongah
berkesan tak ramah.
aku ingin bersemayam di hatimu yang sederhana
hangat dan membuatku nyaman di dalamnya.
di sana ada damai dan bahagia sehingga aku dengan leluasa
bisa menulis puisi semauku
bisa bermanja seperti inginku
bahkan bisa menjadi apa saja
hingga segala rasa dan kangen beriak tak reda