Senin, 13 Mei 2013

Romeo Juliet

Anganlah yang seharusnya membawa amanat cintaku, terbang sepuluh kali lebih cepat dari sinar sang surya.
Angan mampu menembus kegelapan yang menyelimuti perbukitan, seperti dara yang secepat kilat menerbangkan Venus
Sebab itulah Cupid bersayap dan terbang secepat angin.



Laksana

Gambarkan diriku apa adanya,
Jangan kau rendahkan atau tinggikan
Jika kau memang jujur
Kau akan menggambarkan diriku sebagai seseorang yang terlalu mencintai,
Namun tak tahu apa yang harus dilakukan
Aku bukan pencemburu
Tapi aku pernah tertipu
Dan berusaha untuk tak terjerumus dilubang yang sama
Lukiskan diriku sebagai si bodoh yang membuang permata terindah tanpa menyadarinya,
Laksana seorang lelaki dungu yang tak tahu betapa mulia batu permata.



Rabu, 01 Mei 2013

Ada

Di antara jemarimu

Diciptakan ruang kosong 

Agar selalu ada rongga 

Untuk diisi jemariku.....

Minggu, 31 Maret 2013

Penuntun

Setelah kaki kananku
Melangkah keluar
Garis pintu rumah
Di sana nasib
Mengikat leherku
Ikatlah nasib ditanganmu
Seperti kambing terikat!




Setelah Sekian Musim

Selalu mencoba
Melukiskan lagi
Bait-bait syair
Dan lantun lagu
Tentang kelana
Di kota rahim ibu
Dalam senyap
Masih kau kenali
Sandal jepit itu
Dalam isi kepalamu
Sandal yang pernah kita tukarkan
Kini umur kita
Memaksa melupakan
Catatan-catatan itu
Apakah anak cucu
Akan menjadi jembatan
Setelah sekian musim
Kita menghitung uban
Satu persatu? 

Buku Harian

Hari ini kita batal menonton film 
Dan tak seorangpun pernah menemukan kita.
Kamu kembali menutup semua dengan memesan kopi.
Aku tahu tidak akan ada waktu yang terbaik.
Makan malam itu hanya akan mengoyak satu lembar lagi dari buku harian kita.
Sesudah itu kosong

Pandangan Jarak Jauh

Mimpi atau bukan.
Aku melihat bayanganku mengendap-endap menuju pintu,
Menuju merkuri lampu jalan
Tak berkata apa-apa
Tapi sebelum mengungkit gerendel
Bayanganku menoleh,
Dan dalam gelap aku melihat :
Seorang perempuan yang menulis
Hurufnya penuh luka.